copyright (c) fauzieuy.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 01 September 2010

Memahami Keunikan Semut Si Hewan Kecil

Semut! Serangga kecil yang berjalan merayap, hidup secara bergerombol, termasuk suku Formicidae, terdiri atas bermacam jenis. Kalian pasti sudah tau apa itu semut. Kadang menjengkelkan ya melihat rombongan semut di atas makanan kita.Kalian pasti sering melihat semut-semut yang berjalan di tembok atau di tanah. Tapi kalau diperhatikan, ada hal mengagumkan pada binatang kecil ini.

Cara Semut Menemukan Makanan dan Mencari Jalan Pulang.

Ketika saya berbuka puasa dirumah dan melihat rombongan semut diatas makanan, dan saya pun berpikir, bagaimana rombongan semut itu menemukan makanan? padahal semut itu kecil, pasti penglihatan dan penciumanya juga sangat kecil. Setaelh rombongan semut menemukan makanan diatas meja mereka kembali pulang, muncul pertanyaan kedua. Bagaimana semut menemukan jalan pulang ya?. dan untuk menjawab pertanyaan yang muncul dari diri saya, saya pun mencari pada situs pencari dan menemukanya.

Begini nih sobat penjelasanya...

Setiap makhluk hidup menggunakan cara yang berbeda untuk memuaskan kebutuhan pangannya. Sebagaimana aspek kehidupan mereka yang lain, semut bekerja secara sistematis dalam menyelesaikan masalah pangan. Semut pekerja tua ditugaskan sebagai penjelajah yang menyurvei tanah di sekitar sarang untuk mendapatkan sumber makanan bagi koloni yang populasi-nya mencapai ratusan ribu (bahkan terkadang jutaan). Ketika para pen-jelajah menemukan sumber makanan, mereka mengumpulkan teman-teman sesarang di sekitar makanan. Jumlah semut yang berkumpul bergantung pada besar dan kualitas sumber pangan ini. Semut menye-lesaikan masalah makanan dengan jaringan komunikasi yang sangat kuat dan juga dengan kemurahan hati mereka; semut tidak pernah berkata "Hanya aku".

Semut Kayu
Penelitian dilakukan pada semut kayu yang menyusuri tembok hitam untuk mendapatkan gula yang ada di ujung tembok. Semut-semut belajar bahwa ketika mereka berjalan menuju gula, tembok ada di sebelah kiri. Dan ketika pulang, tembok ada di sebelah kanan. Jarak dari sarang menuju gula sekitar satu meter.

Kemudian semut-semut ini ditaruh di tengah jalan di sekitar tembok, dan para peneliti mengamati jalan mana yang akan dilalui semut. Dalam pengujian ini beberapa semut telah diberi makan sedangkan yang lain belum.

Semut-semut yang sudah makan ternyata tidak menginginkan gula sehingga mereka berjalan pulang dengan menempatkan dinding hitam di sisi kanan mereka. Sementara semut-semut yang lapar berjalan menuju gula dengan menempatkan dinding di sisi kiri mereka.

Bahkan ketika dinding diputar, semut-semut tidak kebingungan mencari jalan. Hal ini menunjukkan bahwa arah tidak mempengaruhi mereka dalam memilih jalan.

Berbeda dengan semut kayu, maka semut gurun menghitung langkahnya menggunakan pedometer internal. Apa itu Pedometer Internal?, Pedometer Internal, semacam alat pencatat langkah di dalam tubuhnya agar dapat kembali ke sarang dengan selamat. Gambar dibawah merupakan Pedometer untuk mencatat langkah manusia.

Yang bikin alat diatas mungkin menjiplaknya dari semut, ckckck.

Pada percobaan, para peneliti melakukan sedikit pembedahan minor. Mereka menempelkan sesuatu di ujung kaki beberapa semut untuk memperpanjang langkahnya, seperti orang memakai egrang atau kayu penyangga. Para peneliti juga memperpendek langkah kaki beberapa semut lainnya dengan cara memotong sebagian ujung kaki semut tanpa membuatnya kewalahan berjalan.

Ternyata, semut yang langkahnya diperpanjang, menuju tempat sasaran dengan jumlah langkah yang tepat seperti sebelumnya, sehingga apa yang terjadi? Ya! Kebablasan alias tempat tujuan terlewati. Sedangkan semut yang kakinya dipendekkan tidak sampai ke sumber makanan yang sebelumnya ditemukannya.

Tapi saat kembali ke sarangnya, semut dapat menemukan dengan tepat. Ini menunjukkan bahwa semut melakukan penyesuaian yang dihitung oleh pedometer internalnya.

Semut Membawa Makanan Yang Lebih Besar Dari Tubuhnya?

Melihat rombongan semut diatas meja membawa makanan, ada beberapa semut yang membawa makanan yang lebih besar dari tubuhnya, kok bisa ya??, kenapa semut kuat sekali? apa mereka rajin fitnes di gym?,

Simak penjelasanya...

Semua spesies semut, yang jumlahnya mencapai kira-kira 8.800 spesies, mencari makanan dan membawanya pulang dengan cara yang berbeda-beda. Dalam spesies-spesies tertentu, semut berburu sendirian dan membawa pulang makanannya masing-masing. Spesies lain berburu berkelompok dan membawa serta menjaga makanannya bersama-sama.

Kalau mendapatkan makanan yang ukurannya cocok bagi tubuhnya, biasanya semut membawanya sendirian. Kalau ukuran makanan terlalu besar atau kalau semut menemukan beberapa gundukan kecil makanan di suatu daerah, mereka mengeluarkan hormon beracun untuk mencegah semut lain agar tidak menghampiri daerahnya. Kemudian, mereka memanggil para pekerja lain, besar maupun kecil, untuk bersama-sama mengangkut makanan.

Dalam kehidupannya, semut juga mengenal pembagian tugas yang sangat sempurna. Semut besar memotong-motong makanan dan menjaganya dari hewan-hewan asing, sementara semut kecil membawa pulang makanan. Semut pekerja mengangkat makanan dengan rahangnya dan membawa makanan di depan selagi kembali ke sarang. Kalau bekerja berkelompok, semut dapat membawa potongan makanan yang lebih besar. Mereka mengangkat makanan menggunakan satu atau dua kaki. Pada saat yang sama mereka juga menggigit makanannya dengan rahang terbuka. Semut pekerja menggunakan cara yang berbeda-beda berdasarkan posisi dan arahnya. Semut yang di depan bergerak mundur sambil menyeret makanan. Semut yang di belakang berjalan maju sambil mendorong makanan. Semut yang di samping membantu mengangkat. Dengan cara ini, semut dapat mengangkat makanan beberapa kali lebih berat dari yang bisa dibawa seekor semut. Berdasarkan pengamatan, ditemukan bahwa jika semut bekerja sama, mereka dapat mengangkat beban seberat 5.000 kali berat yang dapat diangkat seekor semut pekerja. Seratus ekor semut dapat membawa seekor cacing besar di atas tanah dan bergerak dengan kecepatan 0,4 cm per detik.

Alasan Mengapa Semut Jalan Berbaris? 

Rombongan semut berjalan berbaris dengan rapih?, kaya yang sering latihan baris berbaris aja tuh semut.

Apakah kalian tahu sob, mengapa semut selalu berjalan rapi saat berkumpul,? Semut adalah hewan yang hidup berkelompok. Jika pergi ke suatu tempat untuk mencari makan semut akan melakukannya bersama-sama. Ketika berjalan pun mereka akan selalu bersama dan mengikuti kelompoknya. seperti ada sebuah jalur untuk melintas.

Nah, garis yang mereka bentuk saat berjalan adalah karena mereka akan mengendus aroma teman di depannya. Aroma yang ditinggalkan oleh semut itu dinamakan pheromone. Dengan cara itulah semut bisa mengikuti teman di depannya dan mengetahui jalan. Begitu juga selama pencarian makanan, semut akan meninggalkan jejak sekresi pheromone sebagai pertanda balik ke koloni yang ditinggalkan. Semut akan selalu mengikuti jejak pheromone itu. Semakin tebal jejak pheromones itu, maka akan semakin banyak semut yang percaya dan berjalan dilajur itu, dan itu berlaku sebaliknya jika jejak pheromones menipis maka akan sedikit semut yg akan mengikuti lajur


Semut Meninngalkan Jejak


Saat berjalan, semut juga akan meninggalkan aroma di tempat yang sudah ia lewati. Sehingga, saat akan kembali ke sarangnya mereka tidak akan salah arah. Biasanya saat berjalan ke luar sarang semut akan dibimbing oleh semut pemimpin. Semut akan berjalan mengikuti pemimpinnya yang meninggalkan aroma dibelakangnya sehingga semut-semut lain bisa mengikutinya.

Semut yang menemukan sumber makanan meninggalkan jejak senyawa kimia di tanah melalui sengat pada bokongnya. Jejak yang dibuatnya membantu teman-temannya menemukan sumber makanan.

Masih banyak sob keunikan dari semut..


Sumber : Harun Yahya  ,  Bocah.Info , Bihun Jagung


Postingan Terkait Lainnya :


2 komentar:

Muhammad Taqi 2 September 2010 07.24  

manusia klebih unik dari semut lho :)

fauzieuy 3 September 2010 19.49  

@muhammad taqi :
yups, seharusnya manusia belajar dari semut, seperti mencari nafkah, berbagi makanan dll.. :)

Terimakasih atas komentar sobat yang baik dan sopan.

Poskan Komentar

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP